Rabu, 09 Januari 2013

BERSINAR DI USIA SENJA

Perjalanan hidup seorang bayi yang baru lahir sampai usia 76 adalah rentang waktu yang amat panjang. Banyak hari, minggu, bulan dan tahun-tahun yang harus dilalui dengan aneka suka duka.

Pada minggu pagi yang cerah ini Bu Nunuk, wanita usia 76 tahun ini berdiri di muka kelas Sekolah Mingguku. Kami menyebut kelas kami kelas S3, karena isinya adalah para wanita usia indah di atas 60 tahun dengan yang tertua berusia 84 tahun. Semua masih rajin belajar firman Tuhan.

Bu Nunuk adalah tamu kami. Beliau datang ke Jakarta karena bertugas menemani cucu-cucu seminggu sementara putrinya tugas pelayanan ke luar kota. Sosok tubuhnya kecil, kulitnya hitam, beliau berpakaian rapi dengan rambut disanggul sederhana. Namun ketika beliau berbicara dengan semangat dan sukacita, energi positifnya menulari kami.

Beliau sudah melayani Tuhan sebagai Guru Sekolah Minggu sejak tahun 1972, jadi sudah 39 tahun dan sekarang ini masih melayani Tuhan di kotanya sebagai guru PAUD. Kalau dulu dipanggil Ibu Guru, sekarang murid-muridnya memanggilnya Mbah Guru.

Beliau mendorong kami untuk terus setia belajar firman Tuhan dan melayani Tuhan. Para lansia yang hanya datang, duduk, diam, dengar cerita Alkitab dan dah dah (pamit pulang) juga sudah menjadi berkat karena kehadirannya di gereja dengan sukacita bisa menjadi teladan agar orang-orang muda setia bergereja.

Beliau juga menekankan pentingnya menyambut orang-orang baru dengan senyum, salam dan sapaan yang membuat mereka betah dan merasa diterima di gereja.

Sungguh benar ayat Yesaya 46:4, Sampai masa tuamu, Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

Kebaikan Tuhan terpancar melalui sosok Ibu Nunuk, yang sudah 76 tahun, tetapi sehat sejahtera dan masih melayani Tuhan dengan semangat dan sukacita.

Perjumpaan kami dengan Ibu Nunuk sangat singkat, namun suatu kenyataan adalah di dalam Kristus anak-anak-Nya bisa bersinar di usia senja.

Seorang pakar kesehatan mengatakan mengasihi dan dikasihi akan membuat tubuh sehat, mengurangi hormon cortisol yang membuat stress dan memacu pengeluaran zat endorfin yang membuat tubuh merasa nyaman.

Mari muliakan Tuhan dengan keberadaan kita dan jadi berkat untuk sesama, tidak peduli berapa pun usia kita sekarang.

Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar