Sabtu, 15 September 2012

KONSEP PEMBERIAN

* Markus 12:43,
Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti 
persembahan

Ketika Yesus sedang memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke peti persembahan. Orang kaya memberikan dalam jumlah yang besar, kemudian ada seorang janda yang miskin yang memasukkan dua peser, yaitu satu duit ke peti persembahan. Ternyata Yesus tertarik dengan pemberian janda miskin ini. Memang nilai uang yang di berikan janda itu sangat kecil, namun nilai kesungguhannya untuk memberi yang terbaik, sudah dia lakukan.

Janda miskin itu telah memberikan dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya, sedangkan orang kaya itu memberi dari kelimpahannya. Hal inilah yang mendorong Yesus lebih menghargai pemberian janda miskin, sebab ia lebih memahami arti suatu pemberian.

Pemberian bukanlah sesuatu yang kita berikan yang sudah tidak memiliki nilai besar dalam hidup kita. Konsep pemberian inilah yang sangat dihargai Allah. Konsep yang salah tentang pemberian yang selama ini kita lakukan, dapat menghalangi kehidupan pelayanan maupun dalam kehidupan Kekristenan kita.

Memang pada saat kita memberi yang terbaik kepada Allah, seolah-olah kita merasa kehilangan sesuatu berharga dalam hidup kita. Tetapi perlu kita sadari bahwa, ketika kita memberi yang terbaik kepada Allah, sebenarnya kita telah memperoleh yang terbaik juga dari Allah.

Persembahkanlah apa yang berharga dalam hidup kita kepada Allah, baik itu kepandaian, waktu, talenta, uang, tenaga, maupun pikiran. Hal ini tentu tidak mudah, tetapi bukan berarti kita tidak dapat melakukannya. Agar Allah dimuliakan dalam hidup kita, berikan sesuatu yang terbaik yang layak Dia terima.

Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar