Rabu, 03 April 2013

BATU YANG BERTERIAK

*Lukas 19:40,
Jawab-Nya: "Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak."

Saya menerima sepucuk surat dari seorang wanita yang menceritakan bahwa ia tumbuh dalam keluarga yang bermasalah. Ia kabur dari rumah dalam usia yang sangat muda, mulai melakukan tindakkan kriminal, dan pernah di penjara. Lalu ketika terjerat obat-obat terlarang, ia merasa satu-satunya jalan keluar dari hidup yang penuh kegelapan dosa adalah bunuh diri.

Saat itulah berkat kesaksian dua.wanita mengenai Yesus, ia percaya kepada Juru Selamat dan menemukan alasan untuk hidup. Ia pun segera ingin bersaksi mengenai Yesus kepada orang lain.

Dengan bakat seninya, ia mulai melukis ayat-ayat Alkitab dan kata-kata rohani pada batu-batu halus yang ia kumpulkan dari pantai. Ia menjual hasil karyanya itu semua dan mengunakan uangnya untuk membantu karya misi. Batu-batu itu dipakai untuk bersaksi tentang Yesus kepada orang lain.

Kisah ini mengingatkan kita pada ucapan Yesus ketika Ia memasuki Yerusalam beberapa hari sebelum di salibkan.. orang banyak berseru,

“Kata mereka: "Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di.sorga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi! (Lukas 19:38).

Ketika kaum Farisi meminta Yesus untuk menyuruh orang banyak tersebut diam, Dia berkata bahwa jika mereka diam, batu-batulah yang akan berteriak (Ayat 40)

Tentu Tuhan Yesus tidak berbicara batu-batu yang dilukis. Tetapi benar bahwa meski kesaksian melalui kata-kata di bungkam, masih ada banyak cara untuk bersaksi.tentang Yesus kepada orang lain.

“Batu” apa yang dapat Anda gunakan untuk memberikan kesaksian mengenai Juruselamat dan Raja Anda kepada orang lain?

Kami hanyalah orang biasa yang memberi tahu setiap orang tentang seseorang yang dapat menyelamatkan semua orang!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar