Minggu, 08 Desember 2013

NATAL KELABU

Bacaan: Yesaya 53:1-6
NATS: Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya (Yesaya 53:4)

Saat ini, semakin banyak gereja yang setiap tahun menyelenggarakan kebaktian-kebaktian Natal Kelabu bagi orang-orang yang menghadapi kedukaan dan kehilangan. Musim liburan yang menekankan kebahagiaan dan kegembiraan acap kali membuat orang-orang yang sedang mengalami kekecewaan merasa lebih sedih.

Artikel di Associated Press mengutip seorang pendeta yang melukiskan kebaktian Natal Kelabu sebagai "kesempatan bagi orang-orang untuk datang dan berada di dalam hadirat Allah serta mengakui dukacita, keputusasaan, dan kesepian mereka, lalu menyerahkannya kepada Allah." Seorang peserta menambahkan, "Itu adalah tempat yang baik untuk menangis dan tidak seorang pun akan merasa keberatan."

Selama masa Natal, kita sering membaca nubuatan-nubuatan Yesaya tentang Mesias yang akan datang, yang akan lahir dari seorang perawan (Yesaya 7:14) dan disebut "Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai" (9:6). Namun, mungkin kita juga perlu memasukkan kata-kata di dalam Yesaya 53: "Ia ... seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan.... Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya ... dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh" (ayat 3-5). Pemazmur mengingatkan kita bahwa "[Tuhan] menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka" (Mazmur 147:3).

Jika Anda merasa sedih pada hari Natal ini, ingatlah: Yesus datang untuk menyelamatkan kita, menolong kita, dan menyembuhkan kita --DCM

YESUS MENYEDIAKAN OASIS ANUGERAH
DI GURUN KEDUKAAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar